Jumat, 06 Juli 2018

Fungsi Fungsi protokol

ICMP
 

Apa saja fungsi dari ICMP?
Setelah mengetahui sedikit mengenai definisi dari ICMP atau Internet Control Message Protocol, maka untuk memahaminya lebih lanjut, berikut ini adalah beberapa fungsi utama dari protocol ICMP ini :
  1. Membantu proses error handling / melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan
Error merupakan salah satu gejala yang paling mungkin terjadi di dalam sebuah jaringan komputer. Error biasanya terjadi ketika pesan dan juga request tidak dapat tersampaikan ke host, ataupun koneksi terputus atau kehilangan koneksi dalam proses transmisi data di dalam jaringan komputer.
Dengan adanya protocol ICMP ini, maka setiap error yang terjadi dapat dihandle langsung oleh protocol ini, dimana protocol ICMP ini bertugas untuk melakukan tindakan – tindakan ketika terjadi yang namanya error di dalam sebuah jaringan komputer tesebut.
  1. Membantu control procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan
Control procedure atau prosedur pengontrolan juga merupakan tugas dan fungsi utama dari protocol ICMP ini. ICMP bertugas untuk mengatur dan mengontrol segala macam bentuk pengaturan pada sebuah jaringan kompter. Dengan adanya ICMP ini, maka setiap jaringan komputer dapat berjalan sesuai dengan prosedur juga ketentuan yang ada, sehingga tidak mengalami melenceng atau kesalahan dalam proses transmisi jaringan tersebut.
  1. Menyediakan pengendalian error dan pengendalian arus pada network layer atau lapisan jaringan
Pengendalian error atau error handling sudah dibahas pada poin sebelumnya. Akan tetapi, selain melakukan pengendalian error atau error handling ini, ICMP juga memiliki tugas juga fungsi lainnya, yaitu melakukan pengenalian terhadap arus informasi yang ditransmisikan pada network layer atau lapisan jaringan.
Seperti diketahui, ketika bekerja, sebuah jaringan akan memiliki beberapa macam lapisan atau layer – layer tertentu yang mana setiap paket data harus melewatinya. ICMP bertugas untuk melakukan pengendalian terhadap arus yang akan masuk ke dalam masing – masing layer tersebut.


Fungsi POP3 


Apa itu POP3?
POP3 mungkin merupakan istilah yang cukup asing di telinga anda. Akan tetapi, ternyata meskipun merupakan istilah yang asing di telinga anda, POP3 adalah salah satu hal yang paling sering anda gunakan sehari – hari tanpa anda sadari. Ya, POP3 adalah sebuah protocol internet atau jaringan yang digunakan untuk mengambil surat elektronik atau email dari server email ke dalam device atau client email yang anda miliki.

Fungsi dari POP3
Nah, seperti sudah dijelasakan sebelumnya, POP3 adalah sebuah protocol internet yang digunakan untuk mengakses email atau surat elektronik yang masuk ke dalam email client. Fungsi utama dari POP3 ini adalah untuk menyimpan sementara email yang terkirim di dalam sebuah email server, dan kemudian meneruskannya ke dalam email client, dimana baru akan terespon ketika email tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak (dalam hal ni adalah mereka yang memegang username dan juga password dari alamat email).

STMP


Apa itu SMTP?
SMTP sendiri merupakan kependekan dari Simple Mail Transfer Protocol. Apabila kita artikan secara harafiah, maka bisa dikatakan bahwa SMTP merupakan sebuah protocol yang digunakan untuk melakukan proses pengiriman dan penerimaan (proses transfer sebuah surat secara elektronik), namun dengan menggunakan sebuah acara teknis yang simple dan mudah untuk dipaham dan diimplementasikan.
Akan tetapi, ternyata dalam pengaplikasiannya, SMTP hanyalah digunakan untuk membantu user mengirimkan surat elektronik kepada penerima. Jadi dengan menggunakan protocol SMTP ini, maka anda sebagai seorang user dapat mengirimkan pesan elektronik atau email kepada penerima.
SMTP sendiri pertama kali mulai didefinisikan oleh RCF pada tahun 1982, yang juga dikenal dengan nama STD 10. Hingga saat ini, protocol SMTP ini sudah diperbaharui, dan perbaharuan terakhirnya adalah pada tahun 2008, yang dilakukan oleh RFC 5321. Sama seperti beberapa protocol aplikasi internet lainnya yang banyak digunakan, seperti HTTP misalnya, SMTP juga menggunakan protocol TCP dalam internet untuk dapat bekerja, dengan spesialisasi sebagai pengirim surat elektronik atau email.
Cara kerja SMTP
Untuk bisa lebih memahami mengenai SMTP dalam proses pengiriman sebuah email, maka ada baiknya kita juga mempelajari mengenai cara kerja dari SMTP ini di dalam proses pengiriman surat elektronik atau email.

FTP




FTP berkerja menggunakan salah satu protokol yang dapat diandalkan untuk urusan komunikasi data antara client dan server, yaitu protokol TCP (yang menggunakan port nomor 21). Port 21 ini digunakan untuk mengirimkan command (perintah). Oleh karena port 21 dimaksudkan khusus untuk mengirimkan command, maka port ini sering juga disebut dengan nama command port. Dengan adanya protokol ini, antara client dan server dapat melakukan sesi komunikasi sebelum pengiriman data berlangsung. Terdapat beberapa persyaratan untuk menggunakan FTP, yaitu :
  1. Pada komputer pengguna sudah terinstall FTP Client, seperti misalnya FileZilla.
  2. Pengguna memiliki cukup informasi tentang FTP server yang ingin terhubung dengan komputer. Informasi tersebut mencakup :
    • Alamat FTP Server, yang bentuknya mirip dengan alamat domain sebuah website. Alamat FTP Server biasanya diawali dengan kata ftp, misalnya saja : ftp.namadomain.com atau ftp://ftp.namadomain.com. Pada beberapa kasus, alamat FTP Server juga diberikan dalam bentuk IP address, seperti misalnya : 61.185.225.87.
    • Username dan password. Beberapa FTP server memang membiarkan para client mengakses data secara anonim, namun beberapa memerlukan inputan username dan password yang harus diketahui oleh client.





ARP

Protokol ARP atau Address Resolution Protocol merupakan sebuah protokol yang bertanggung jawab mencari tahu Mac Address atau alamat hardware dari suatu Host yang tergabung dalam sebuah jaringan LAN dengan memanfaatkan atau berdasarkan IP Address yang terkonfigurasi pada Host yang bersangkutan. Dalam OSI layer, protokol ini berkeja antara Layer 2 dan Layer 3.




Penting bagi kita untuk mengetahui apa saja peranan dari protokol ARP ini. Oleh karena itu, berikut saya jabarkan sedikit apa saja fungsi serta peran dari Protokol ARP.
1. Peran protokol ARP ini sangat penting dalam jaringan, terutama mengenai komunikasi data yang terjadi dalam jaringan. Setiap host yang tergabung atau terhubung dalam sebuah jaringan LAN saling berkomunikasi menggunakan alamat fisik (Mac Address) dan tidak menggunakan alamat logis (IP Address).
2. Dikatakan pada poin nomor satu, bahwa setiap Host berkomunikasi menggunakan alamat fisik (Mac Address). Jadi, mau tidak mau setiap sebuah Host yang ingin berkomunikasi dengan Host lain harus mengetahui Mac Address yang dimiliki oleh Host tujuannya tersebut.
3. Lalu bagaimana sebuah Host bisa mendapatkan informasi mengenai Mac Address dari Host tujuannya? Jawabannya adalah pada tahapan transfer data. Sebelum sebuah data diberikan Mac address, terlebih dahulu data tersebut diberi alamat logis berupa IP Address. IP address yang ditambahkan ini merupakan IP address dari Host pengirim dan Host penerima.
4. Baru kemudian menentukan alamat fisik atau Mac Address dari Host tujuan. Nah, apabila belum diketahui alamat fisiknya, mau tidak mau harus dicari terlebih dahulu. Disinilah peran protokol ARP, dengan memanfaatkan informasi IP address Host tujuan yang ada, maka Host pengirim melakukan pencarian dengan menugaskan Protokol ARP.







Kelebihan dan Kekurangan ipv4 dan ipv6

IPv4 (Internet Protokol v4) didefinisikan oleh The Internet Engineering Task Force (IETF) adalah versi pertama protokol internet yang digunakan pada tahun 1981, Menggunakan Versi 4 karena telah dilakukan 4 kali revisi pada sistem ini, Protokol ini digunakan untuk melakukan komunikasi antar komputer. IPv4 ditetapkan dengan panjang 32 bit, IPv4 memungkingkan 232 IP yang berarti sekitar 4,294,967,296 Prokol komputer dapat terhubung ke internet.



Meskipun Alamat IPv4 cukup besar dalam jumlah 32 bit, tetapi alokasi dan penggunaan tidak cukup efisien untuk menahan pertumbuhan lalu lintas internet. Pertumbuhan masa depan internet dipetaruhkan, Karena alokasi Ipv4 yang sangat terbatas dan alokasi yang sudah hampir habis.
Mengapa IPv6 bukan IPv5, pada tahun 1980-an, IPv5 digunakan sebagai Protokol Percobaan dan sampai saat ini tidak pernah digunakan, IPv5 biasanya disebut sebagai Protokol Streaming, Jadi Penerus Langsung dari IPv4 adalah IPv6.
IPv6 (Internet Protokol v6) dikembangkan sejak tahun 1998, Alamat dalam IPv6 ditetapkan 128 bit sehingga alamat IP lebih banyak dan dapat dialokasikan untuk komputer serta perangkat lain yang terhubung ke internet. Keuntungan digunakannya IPv6 karena menggunakan 128 bit, Jadi IPv6 dapat menampung triliun alamat.
Berikut ini Perbedaan antara IPv4 dengan IPv6 ;
                              IPv4                               IPv6
Panjang alamat 32 bit. Panjang alamat 128 bit.
Konfigurasi secara manual atau DHCP Bisa menggunakan address autoconfiguration
Dukungan terhadap IPsec Opsional Dukungan terhadap IPsec Dibutuhkan
Checksum termasuk pada Header Checksum tidak masuk dalam Header
Menggunakan ARP Request secara broadcast untuk  menterjemahkan alamat IPv4 ke alamat link-layer ARP Request diganti oleh Neighbor Solitcitation secara multicast
Untuk Mengelola grup pada subnet lokal digunakan Internet Group Management protocol (IGMP) IGMP telah digantikan fungsinya oleh Multicast Listener Discovery (MLD)
Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan ada router, menurunkan kinerja router Fragmentasi dilakukan hanya oleh pengirim
Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte. Paket Link Layer harus mendukung ukuran paket 1280 byte dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 1500 byte
Kelebihan Ipv6 dan sebagai solusi yang terdapat dalam IPv6 adalah salah satu pemicu percepatan implementasi, berikut ini Kelebihan-kelebihan menggunakan IPv6 ;
  1. IPv6 merupakan solusi bagi keterbatasan alamat IPv4 (32 bit), IPv6 dengan 128 bit memungkinkan pengalamatan yang lebih banyak, yang memungkinkan IP-nisasi berbagai perangkat (PDA, handphone, perangkat rumah tangga, perlengkapan otomotif).
  2. Aspek keamanan dan kualitas layanan (QoS) yang telah terintegrasi.
  3. Desain autokonfigurasi IPv6 dan strukturnya yang berhirarki memungkinkan dukungan terhadap komunikasi bergerak tanpa memutuskan komunikasi end-to-end.
  4. IPv6 memungkinkan komunikasi peer-to-peer tanpa melalui NAT, sehingga memudahkan proses kolaborasi / komunikasi end-to-end: manusia ke manusia, mesin ke mesin, manusia ke mesin dan sebaliknya. 
Kesimpulan : IPv6 merupakan Pengembangan dari versi sebelumnya yaitu IPv4, dan sebagai solusi akan keterbatasan alamat.



Kamis, 19 April 2018

Jenis-jenis Topologi Jaringan serta kekurangan dan kelebihannya

1. Topologi Bus

topologi-bus
Topologi bus bisa dibilang topologi yang cukup sederhana dibanding topologi yang lainnya. Topologi ini biasanya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan client atau node.

Topologi bus hanya menggunakan sebuah kabel jenis coaxial disepanjang node client dan pada umumnya, ujung kabel coaxial tersebut biasanya diberikan T konektor sebagai kabel end to end.
Kelebihan Topologi Bus :
  • Biaya instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya menggunakan sedikit kabel.
  • Penambahan client/ workstation baru dapat dilakukan dengan mudah.
  • Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan
Kekurangan Topologi Bus :
  • Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, hal tersebut dapat mengganggu komputer workstation/ client yang lain.
  • Proses sending (mengirim) dan receiving (menerima) data kurang efisien, biasanya sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.
  • Topologi yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.

2. Topologi Star

topologi-star
Topologi star atau bintang merupakan salah satu bentuk topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch/ hub untuk menghubungkan client satu dengan client yang lain.
Kelebihan Topologi Star
  • Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
  • Bersifat fleksibel
  • Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.
  • Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.
Kekurangan Topologi Star
  • Jika switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka seluruh komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.
  • Cukup membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang cukup mahal.
    Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.

3. Topologi Ring

topologi-ring
Topologi ring atau cincin merupakan salah satu topologi jaringan yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dalam suatu rangkaian melingkar, mirip dengan cincin. Biasanya topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.
Kelebihan Topologi Ring :
  • Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.
  • Mudah diimplementasikan.
  • Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
  • Biaya instalasi cukup murah
Kekurangan Topologi Ring :
  • Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau node.
  • Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
  • Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.
  • Pada topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).

4. Topologi Mesh

topologi-smesh
Topologi mesh merupakan bentuk topologi yang sangat cocok dalam hal pemilihan rute yang banyak. Hal tersebut berfungsi sebagai jalur backup pada saat jalur lain mengalami masalah.
Kelebihan Topologi Mesh :
  • Jalur pengiriman data yang digunakan sangat banyak, jadi tidak perlu khawatir akan adanya tabrakan data (collision).
  • Besar bandwidth yang cukup lebar.
  • Keamanan pada topologi ini bisa dibilang sangat baik.
Kekurangan Topologi Mesh :
  • Proses instalasi jaringan pada topologi ini sangatlah rumit.
  • Membutuhkan banyak kabel.
  • Memakan biaya instalasi yang sangat mahal, dikarenakan membutuhkan banyak kabel.

5. Topologi Tree

topologi-tree
Topologi tree atau pohon merupakan topologi gabungan antara topologi star dan juga topologi bus. Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda-beda.
Kelebihan Topologi Tree
  • Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah.
  • Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.
Kekurangan Topologi Tree
  • Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
  • Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
  • Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.

6. Topologi Hybrid

topologi jaringan komputer
Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara beberapa topologi yang berbeda. Pada saat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung satu sama lain, disaat itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi hybrid.
Kelebihan Topologi Hybrid
  • Freksibel
  • Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.
Kekurangan Topologi Hybrid
  • Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit.
  • Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
  • Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena terdapat topologi yang berbeda-beda.

Kamis, 12 April 2018

Resume Perangkat Jaringan Repeater, Bridge, dan Network Interface Card

1.REPEATER

Repeater adalah alat yang berfungsi untuk memperkuat sinyal di dalam jaringan komputer.

Karakteristik Repeater:


  1. Mempunyai kelemahan tidak dapat melakukan filter traffic jaringan.
  2. Data yang masuk ke port repeater akan tersebar ke segmen-segmen jaringan LAN tanpa memperhitungkan apakah data dibutuhkan atau tidak.
Cara kerja Repeater: 

Repeater pada umumnya diletakkan disuatu tempat ketinggian ,antennanyapun ditinggikan lagi yang biasanya diletakkan diatas tower sehingga jangkauan pancaran akan lebih jauh. Semakin tinggi letak repeater, maka akan lebih jauh pula daya jelajahnya. Seringnya repeater diletakkan disuatu lokasi yang  tinggi misalnya di puncak Gunung, atau Bukit , Antennanya pun  di instalasikan ditower yang cukup tinggi.
Memperkirakan jarak jangkau repeater, secara sangat sederhana adalah dengan melihat area dari lokasi tsb dengan mata kita, bila yang terlihat sangat luas, maka hampir dapat dipastikan, sejauh mata kita memandang, sampai sanalah  area yang dapat dicover oleh repeater itu, ( Line Of Sight ) Mengingat keterbatasan daya pandang, dapat saja coveragenya lebih jauh dari pandangan kita.
Peformance sebuah repeater dipengaruhi pula oleh ,daya pancar repeater, sensitivitas, serta sel;ektivitas dari repeater itu sendiri. Untuk meningkatkan  kekuatan pancaran, selain meletakkan repeater pada tempat yang tinggi, maka digunakan pula Antenna dengan penguatan ( gain ) yang besar.


2. BRIDGE

Bridge adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk memecah jaringan yang besar. Bridge bekerja pada layer data-link dari model OSI. Bridge bekerja dengan mengenali alamat MAC asal yang mentransmisi data ke jaringan dan secara otomatis membangun sebuah table internal. Tabel ini berfungsi untuk menentukan ke segmen mana paket akan di route dan menyediakan kemampuan filtering.
Karakteristik Bridge:
  1. Bridge dapat mengontrol broadcast pada jaringan yang terkoneksi melalui dirinya.
  2. Seperti halnya fungsi switch, Bridge juga dapat mempelajari paket frame yang diterima dan alamat MAC tujuan untuk melakukan transmisi data/paket.
  3. Bridge dapat membantu membuat segmen jaringan luas menjadi lebih kecil agar mudah di monitor.
  4. Bridge juga dapat melakukan routing.
Cara kerja Bridge:

Bridge, juga dikenal sebagai switch layer 2, dari perngertiannya bridge adalah perangkat keras yang digunakan untuk membuat koneksi antara dua jaringan komputer yang terpisah atau untuk membagi satu jaringan menjadi dua. Kedua jaringan komputer ini biasanya menggunakan protokol yang sama; Ethernet adalah contoh dari protokol ini. Fungsi Bridge ini tidak terbatas pada Personal Komputer (PC), printer, router, switch dan hub. Perangkat yang terhubung ke jaringan melalui kartu adapter Ethernet memiliki apa yang dikenal sebagai alamat Media Access Control (MAC), juga disebut alamat fisik dari perangkat keras. Inilah yang secara unik mengidentifikasi perangkat untuk alamat yang kemudian dapat menentukan mana jaringan perangkat sedang terhubung.
Fungsi Bridge terutama untuk meneruskan data berdasarkan alamat MAC dari perangkat pengirim dan penerima. Operasi ini membantu untuk menghilangkan apa yang dikenal sebagai collision domain. Salah satu cara untuk mendefinisikan sebuah collision domain adalah jaringan di mana satu perangkat, juga disebut simpul, memaksa semua alat lain untuk menerima ketika sedang mengirim paket data. Definisi lain menyatakan bahwa domain tabrakan terjadi ketika dua atau lebih perangkat mencoba untuk mengirimkan informasi pada saat yang sama persis. Jaringan menjalankan Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection (CSMA / CD) harus, secara teori, dilindungi dari tabrakan yang terjadi, tetapi CSMA/CD ini bisa saja gagal.
Setiap kali tabrakan terjadi, transmisi paket data yang efisien sangat dikompromikan. Semakin banyak perangkat yang berada di jaringan mencoba untuk mengirimkan data, semakin besar peluang tabrakan terjadi. Sebuah Fungsi Bridge dapat digunakan untuk segmen satu jaringan menjadi dua, sehingga mengurangi jumlah perangkat bersaing untuk hak transmisi. Misalnya, jika jaringan A memiliki 20 perangkat, ada kemungkinan bahwa dua atau lebih dari mereka akan mencoba untuk mengirimkan data pada saat yang sama dan menyebabkan tabrakan. Jika Network Bridge ditambahkan, dapat membagi jaringan A ke jaringan A dan B dengan masing-masing 10 perangkat.
Setelah Network Bridge dimasukkan, maka akan dimulai “pengaturan” transmisi data dalam perangkat pada dua jaringan. Network Bridge menyelesaikan ini dengan merekam alamat MAC dari perangkat dalam sebuah tabel yang secara otomatis dihasilkan tanpa diprogram untuk melakukannya. Ketika perangkat pertama mentransmisikan data, Network Bridge akan menambahkan alamat MAC sebagai tabel forwarding untuk referensi di masa mendatang. Network Bridge juga melihat alamat MAC dari tujuan atau perangkat penerima. Jika tidak muncul dalam tabel, Network Bridge akan menyiarkan paket data ke semua perangkat pada kedua jaringan untuk menemukan tujuan.
Tabel forwarding langsung dibangun, Network Bridge tidak harus menunggu sampai menerima transmisi dari perangkat sebelum dapat belajar dengan alamat MAC. MAC address dari perangkat penerima juga harus mempelajari saluran, pencarian lokasi tujuan. Setelah tujuan merespon, alamatnya juga ditambahkan ke tabel forwarding dari Network Bridge. Akhirnya, semua alamat MAC akan ditangkap dan data paket akan efisien dialihkan langsung ke tempat tujuan. Ini akan terjadi tanpa semua perangkat harus mengantri untuk proses transmisi.


3. NETWORK INTERFACE CARD (NIC)

NIC adalah singkatan dari Network Interface Card yaitu sebuah kartu yang fungsinya sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Cara kerja NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.
Fungsi NIC diantaranya:
  1. Sebagai media yang pengirimkan data ke komputer yang lain di dalam jaringan.
  2. Mengontrol data flow diantara komputer & sistem kabel.
  3. Sebagai penenerima data yang dikirim dari komputer/PC lain lewat kabel & menerjemahkannya ke dalam bit yang bisa dimengerti oleh komputer.

Kamis, 22 Maret 2018

Resume Jenis - Jenis Jaringan

Jaringan LAN

merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.

Jaringan MAN

Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.

Jaringan WAN

Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.

Jaringan PAN

Merupakan jaringan komunikasi antara satu perangkat dengan perangkat lainnya dengan jarak yang sangat dekat, yaitu hanya dalam beberapa meter saja. Personal Area Network atau sering disebut PAN, menggunakan teknologi WAP (Wireless Application Protocol) dan Bluetooth. PAN dihubungkan melalui bus yang ada pada komputer, seperti Firewire dan USB.

Kegunaan PAN
1. Untuk menghubungkan perangkat-perangkat komputer
2. Sebagai komunikasi personal

Contoh Penggunaan PAN
1. Menghubungkan mouse dengan Laptop menggunakan Bluetooth
2. Menghubungkan headset dengan Laptop menggunakan Bluetooth

Selasa, 20 Maret 2018

Resume Topologi Jaringan

Macam-maxam topologi jaringan.

1. Topologi Bus

Topologi bus ini sering juga disebut sebagai topologi backbone, dimana ada sebuah kabel coaxial yang dibentang kemudian beberapa komputer dihubungkan pada kabel tersebut.
   
2. Topologi Ring (Cincin)

Topologi ring biasa juga disebut sebagai topologi cincin karena bentuknya seperti cincing yang melingkar. Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin. Cincin ini hampir sama fungsinya dengan concenrator. pada topologi star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.

3. Topologi Star (Bintang)

 Disebut topologi star karena bentuknya seperti bintang, sebuah alat yang disebut concentrator bisa berupa hub atau switch menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan dihubungkan ke concentrator ini.

4. Topologi Tree (Pohon)

Topologi pohon adalah pengembangan atau generalisasi topologi bus. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.

5. Topologi Mesh (Tak beraturan)

 Topologi Mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. Topologi ini biasanya timbul akibat tidak adanya perencanaan awal ketika membangun suatu jaringan.

6. Topologi Wireless (Nirkabel)

Jaringan nirkabel menjadi trend sebagai alternatif dari jaringan kabel, terutama untuk pengembangan LAN tradisional karena bisa mengurangi biaya pemasangan kabel dan mengurangi tugas-tugas relokasi kabel apabila terjadi perubahan dalam arsitektur bangunan dsb. Topologi ini dikenal dengan berbagai nama, misalnya WLAN, WaveLAN, HotSpot, dan sebagainya.

Selasa, 02 Januari 2018

Contoh Program Tiket Bioskop (persentasi) C++

#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
#include<time.h>

main()

{
char kh,jawab,st,rs[8],kls[25],jt,gnr,kf,kl,std[25],jf[25],film[25],hr[10],dmns[3],dpt[30],ctk;
long jb,harga,ttl,dsk,tb,ubar,uk,waktu,tiket;

awal:
clrscr();

cout<<"                                  SELAMAT DATANG"<<endl;
cout<<"                       di PROGRAM PEMBELIAN TIKET BIOSKOP ONLINE"<<endl;
cout<<"==============================================================================="<<endl<<endl<<endl;

cout<<endl<<endl;
cout<<"        |===========BIOSKOP LAYAR TUSUK============|\n";
cout<<"        |             pilih salah satu             |\n";
cout<<"        |==========================================|\n";
cout<<"        |     1. cek daftar film                   |\n";
cout<<"        |     2. cek harga                         |\n";
cout<<"        |     3. pembelian tiket                   |\n";
cout<<"        |==========================================|\n";

cout<<"        masukan pilihan anda :  ";jawab = getche();
 switch (jawab)
{
   case'1':
   goto film;
   break;
   case'2':
   goto harga_tiket;
   break;
   case'3':
   goto beli;
   break;
   default:
   cout<<"\a\n";
   cout<<"         Inputan SALAH, Tekan SEMBARANG untuk kembali ";
   getch();
   goto awal;
   }

{
film:
clrscr();
gotoxy(3,3);
cout<<"                            ***- LAYAR TUSUK -***"<<endl;
cout<<"          _________________________________________________________"<<endl;
cout<<"         |     HOLLYWOD     |      COMEDY      |       ANIME       |"<<endl;
cout<<"         |------------------|------------------|-------------------|"<<endl;
cout<<"      1. |     IRON MAN     |      MR.BEAN     |     YOUR NAME     |"<<endl;
cout<<"         |                  |                  |                   |"<<endl;
cout<<"      2. |    GHOST RIDER   |     MR.BONCE     |       SAO OS      |"<<endl;
cout<<"         |                  |                  |                   |"<<endl;
cout<<"      3. |     TITANIC      |   PINK PANTER    |     TOKYO GOUL    |"<<endl;
cout<<"         |                  |                  |                   |"<<endl;
cout<<"         |------------------|------------------|-------------------|"<<endl;
cout<<"\n\n tekan sembarang untuk KEMBALI KE MENU AWAL ";
getch();
                                goto awal;
}

{
harga_tiket:
clrscr();
cout<<"\n                               HARGA TIKET"<<endl;
cout<<"            _______________________________________________________"<<endl;
cout<<"           |    KELAS    |    JENIS    |     HARI    |    HARGA    |"<<endl;
cout<<"           |-------------|-------------|-------------|-------------|"<<endl;
cout<<"           |   REGULER   |             | senin-kamis | Rp. 35.000  |"<<endl;
cout<<"           |             |      3D     |    jumat    | Rp. 40.000  |"<<endl;
cout<<"           |             |             | sabtu-minggu| Rp. 45.000  |"<<endl;
cout<<"           |-------------|-------------|-------------|-------------|"<<endl;
cout<<"           |     GOLD    |             | senin-kamis | Rp. 55.000  |"<<endl;
cout<<"           |             |      3D     |    jumat    | Rp. 60.000  |"<<endl;
cout<<"           |             |             | sabtu-minggu| Rp. 85.000  |"<<endl;
cout<<"           |-------------|-------------|-------------|-------------|"<<endl;
cout<<"\n\n tekan sembarang untuk KEMBALI KE MENU AWAL ";
getch();
                                goto awal;
}


beli:
a:
clrscr();
cout<<"\n\nMasukan kode studio          [1/2/3] : ";st = getche();
switch (st)
                                {
                                case '1':
                                strcpy(std,"STUDIO 1");
                                break;
                                case '2':
                                strcpy(std,"STUDIO 2");
                                break;
                                case '3':
                                strcpy(std,"STUDIO 3");
                                break;
                                default:
                                cout<<"\a\nMaaf kamu salah memasukan KODE STUDIO,tekan sembarang untuk input ulang";
                                getch();
   goto a;
                                }
kls:
clrscr();
cout<<"\n********************************************************************************"<<endl;
cout<<"  _______________________________________________________"<<endl;
cout<<" |    KELAS    |    JENIS    |     HARI    |    HARGA    |"<<endl;
cout<<" |-------------|-------------|-------------|-------------|"<<endl;
cout<<" |   REGULER   |             | senin-kamis | Rp. 35.000  |"<<endl;
cout<<" |             |      3D     |    jumat    | Rp. 40.000  |"<<endl;
cout<<" |             |             | sabtu-minggu| Rp. 45.000  |"<<endl;
cout<<" |-------------|-------------|-------------|-------------|"<<endl;
cout<<" |     GOLD    |             | senin-kamis | Rp. 55.000  |"<<endl;
cout<<" |             |      3D     |    jumat    | Rp. 60.000  |"<<endl;
cout<<" |             |             | sabtu-minggu| Rp. 85.000  |"<<endl;
cout<<" |-------------|-------------|-------------|-------------|"<<endl;
cout<<"\nMasukan Kelas           [R/G]  : ";kl=getche();
hr_b:
cout<<"\nKODE HARI : "<<endl;
cout<<"                  1.SENIN"<<endl;
cout<<"                  2.SELASA"<<endl;
cout<<"                  3.RABU"<<endl;
cout<<"                  4.KAMIS"<<endl;
cout<<"                  5.JUM'AT"<<endl;
cout<<"                  6.SABTU"<<endl;
cout<<"                  7.MINGGU"<<endl;
cout<<"MASUKAN KODE HARI              :  ";kh = getche();
je_t:
cout<<"\nJenis Tayangan [3D] Tekan 3 untuk lanjut : ";jt=getche();
switch (kh)
                                {
   case'1':
   strcpy (hr,"SENIN");
   break;
   case'2':
   strcpy (hr,"SELASA");
   break;
   case'3':
   strcpy (hr,"RABU");
   break;
   case'4':
   strcpy (hr,"KAMIS");
   break;
   case'5':
   strcpy (hr,"JUMAT");
   break;
   case'6':
   strcpy (hr,"SABTU");
   break;
   case'7':
   strcpy (hr,"MINGGU");
   break;
   }
switch (kl)
{
case'R':
case'r':
strcpy(kls,"REGULAR");
strcpy(rs,"FREE");
switch (jt)
{
case'3':
strcpy(dmns,"3D");
switch (kh)
{
case '1':
case '2':
case '3':
case '4':
harga=35000;
break;
case '5':
harga=40000;
break;
case '6':
case '7':
harga=45000;
break;
default:
cout<<"\a";
cout<<"\n\n                                       WARNING!!!";
cout<<"\n                              Maaf, salah memasukan ''HARI'' "<<endl;
goto hr_b;
}
goto tiga;
break;
default:
cout<<"\a";
cout<<"\n\n                                       WARNING!!!";
cout<<"\n                          Maaf, salah memasukan ''JENIS TAYANGAN'' "<<endl;
goto je_t;
}
break;
case'G':
case'g':
strcpy(kls,"GOLD");
strcpy(rs,"FREE");
switch (jt)
{
case'3':
strcpy(dmns,"3D");
switch (kh)
{
case '1':
case '2':
case '3':
case '4':
harga=55000;
break;
case '5':
harga=65000;
break;
case '6':
case '7':
harga=85000;
break;
default:
cout<<"\a\n";
cout<<"\n\n                                          WARNING!!!";
cout<<"\n                               Maaf, salah memasukan ''HARI'' "<<endl;
goto hr_b;
}
goto tiga;
break;
default:
cout<<"\a";
cout<<"\n\n                                            WARNING!!!";
cout<<"\n                                Maaf, salah memasukan ''JENIS TAYANGAN'' "<<endl;
goto je_t;
}
break;
default:
cout<<"\a\n\n\t KODE KELAS SALAH tekan sembarang"<<endl;
getch();
goto kls;
}

tiga:
clrscr();
cout<<endl<<endl;
cout<<"                     ***- LAYAR TUSUK -**"<<endl<<endl;
cout<<"    ________A__________________B___________________C__________"<<endl;
cout<<"   |     HOLLYWOD     |      COMEDY      |       ANIME       |"<<endl;
cout<<"   |------------------|------------------|-------------------|"<<endl;
cout<<"1. |     IRON MAN     |      MR.BEAN     |     YOUR NAME     |"<<endl;
cout<<"   |                  |                  |                   |"<<endl;
cout<<"2. |    GHOST RIDER   |     MR.BONCE     |      SAO OS       |"<<endl;
cout<<"   |                  |                  |                   |"<<endl;
cout<<"3. |     TITANIC      |   PINK PANTER    |     TOKYO GOUL    |"<<endl;
cout<<"   |                  |                  |                   |"<<endl;
cout<<"   |------------------|------------------|-------------------|"<<endl;
je_f3D:
cout<<"  Masukan Jenis Film  [A/B/C]  : ";gnr = getche();
ko_f3D:
cout<<"\n  Masukan Kode Film     [1-3]  : ";kf = getche();
cout<<"\n  Masukan Jumlah Beli          : ";cin>>jb;
                                switch (gnr)
                                {
      case 'A':
      case 'a':
      strcpy(jf,"HOLLYWOD");
                                switch (kf)
         {
         case '1':
         strcpy (film,"IRON MAN");
         break;
         case '2':
         strcpy (film,"GHOST RIDER");
         break;
         case '3':
         strcpy (film,"TITANIC");
         break;
         default:
         cout<<"\a\n";
         cout<<"\n\n                                   WARNING!!!";
         cout<<"\n                       Maaf, salah memasukan ''KODE FILM'' "<<endl;
         goto ko_f3D;
         }
      break;
      case 'B':
      case 'b':
      strcpy(jf,"COMEDY");
                                switch (kf)
         {
         case '1':
         strcpy (film,"MR.BEAN");
         break;
         case '2':
         strcpy (film,"MR.BONCE");
         break;
         case '3':
         strcpy (film,"PINK PANTER");
         break;
         default:
         cout<<"\a\n";
         cout<<"\n\n                                      WARNING!!!";
         cout<<"\n                       Maaf, salah memasukan ''KODE FILM'' "<<endl;
         goto ko_f3D;
         }
      break;
      case 'C':
      case 'c':
      strcpy(jf,"ANIME");
                                switch (kf)
         {
         case '1':
         strcpy (film,"YOUR NAME");
         break;
         case '2':
         strcpy (film,"SAO OS");
         break;
         case '3':
         strcpy (film,"TOKYO GOUL");
         break;
         default:
         cout<<"\a\n";
         cout<<"\n\n                                   WARNING!!!";
         cout<<"\n                       Maaf, salah memasukan ''KODE FILM'' "<<endl;
         goto ko_f3D;
         }
      break;
      }
      goto JM;

//output
JM:
clrscr();
cout<<"Kode Studio         : "<<std<<endl;
cout<<"Kelas               : "<<kls<<endl;
cout<<"jenis tayangan      : "<<dmns<<endl;
cout<<"Jenis film          : "<<jf<<endl;
cout<<"Judul film          : "<<film<<endl;
cout<<"Hari                : "<<hr<<endl;
cout<<"harga satuan        : Rp."<<harga<<endl;
cout<<"Jumlah Beli         : "<<jb<<endl;
if (jb>=5)
{
strcpy (dpt,"popcorn");
}
else if (jb>=8)
{
strcpy (dpt,"popcorn + minuman");
}
else
{
strcpy (dpt,"-");
}
cout<<"mendapatkan         : "<<dpt<<endl;
ttl=harga*jb;
cout<<"total               : Rp. "<<ttl<<endl;
if (ttl>=500000||jb>=10)
{
dsk=0.1*ttl;
}
else
{
dsk=0;
}
cout<<"Diskon              : Rp."<<dsk<<endl;
tb=ttl-dsk;
cout<<"Total yang dibayar  : Rp."<<tb<<endl;
uangbayar:
cout<<"Uang Bayar          : Rp.";cin>>ubar;
if (ubar<tb)
{
cout<<"Maaf, uang anda kurang ...\n";
goto uangbayar;
}
uk=ubar-tb;
cout<<"Kembalian           : Rp."<<uk<<endl;
getch();
cout<<"\n\tINGIN CETAK TIKET ?? [Y/T]  :";ctk = getch();
switch (ctk)
                                {
                                case 'Y':
   case 'y':
                                goto cetak;
   break;
   default:
   cout<<endl;
   cout<<"\nTerima kasih dan selamat menyaksikan";
   getch();
                                goto end;
   }

cetak:
clrscr();
cout<<"\n\n\n"<<endl;
cout<<"\t\t       ___________________________________"<<endl;
cout<<"\t\t       BIOSKOP LAYAR   ||    \\/ \\/ |  "<<endl;
cout<<"\t\t           TUSUK       ||    /\\ /\\ |  "<<endl;
cout<<"\t\t       ==================================="<<endl<<endl;
cout<<"\t\t                 "<<film<<endl<<endl;
cout<<"\t\t       THEATER           : "<<std<<endl;
cout<<"\t\t       Class             : "<<kls<<endl;
cout<<"\t\t       Type              : "<<dmns<<endl;
cout<<"\t\t       Day               : "<<hr<<endl;
cout<<"\t\t       ___________________________________"<<endl;
cout<<"\t\t       ROW     : "<<rs;
cout<<" || SEAT    : "<<rs<<endl;
cout<<"\t\t       ==================================="<<endl;
time(&waktu);
{
cout<<"\t\t       "<<ctime(&waktu)<<endl;
}
akhir:
cout<<"\n\n\t1.MENU UTAMA\t\t2.PEMBELIAN TIKET\t\t3.KELUAR\n\t\t\t\t";ctk = getch();
switch (ctk)
                                {
                                case '1':
   goto awal;
   break;
   case '2':
   goto beli;
   break ;
   case '3':
   goto end;
   break;
   default:
   cout<<endl;
   cout<<"\nINPUTAN SALAH !!!";
   getch();
                                goto akhir;
   }
   end:
}

Contoh Menghitung Biaya Kuliah C++

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>

main()
{
    char jr;
    int kode;
    cout<<"Masukan jurusan[11/12/13]\t : ";
    cin>>kode;
    cout<<"jurusan yang diambil [P/M]\t\t : ";
    cin>>jr;
    switch (kode)
    {
    case 11 :
    cout<<"Komputerisasi Akutansi";
    if (jr=='P' || jr=='p')
    cout<<" pagi \n biaya kuliah 2000000";
    else if (jr=='M' || jr=='m')
    cout<<" malam \n biaya kuliah 2500000";
    else
    cout<<"kode salah" ;
break;

case 12 :
    cout<<"manajemen informasi";
    if (jr=='P'||jr=='p')
    cout<<" pagi \n biaya kuliah 2000000";
    else if (jr=='M'||jr=='m')
    cout<<" malam \n biaya kuliah 2500000";
    else
    cout<<"kode salah" ;
break;
}
    getch();
    }

Contoh Penggunaan Return C++

#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>
float luas (int r) //fungsi luas lingkaran
{
return(3.14*r*r);
}
float kel (int r) //fungsi kel lingkaran
{
return(3.14*2*r);
}
main()
{
    int j;
    clrscr();
    cout<<"masukan jari-jari =";cin>>j;
    cout<<"luas lingkaran ="<<luas(j)<<endl;
    cout<<"keliling lingkaran ="<<kel(j);
    getch();
}

Contoh Pengulangan Matrix C++

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <iomanip.h>

int i,j baris,kolom,m1[10][10],m2[10][10],hasil[10][10];
void main()
{
clrscr();
cout<<"======================================"<<endl;
cout<<"        Oprasi penjumlahan matrix        "<<endl;
cout<<"======================================"<<endl;
do
{
cout<<"Jumlah baris  =";cin>>baris;
cout<<"Jumlah kolom  =";cin>>kolom;
}
while((baris>10)||(kolom>10));
while(kolom>10);
cout<<"\nMatrix A"<,endl;
for(i=0;i<baris;i++)
for(j=0;j<kolom;j++)
{
cout<<"data ["<<i<<","<<j<<"]=";
cin>>m2[i][j];
}
for(i=0; i<baris;i++)
for(j=0; j<kolom;j++)
hasil[i][j] = m1[i][j] + m2[i][j];
cout<<"\nhasilnya.."<<endl;
cout<<"matrix a + matrix b =matrix c";
for(i=0; i<baris; i++)
{
cout<<'\n';
for(j=0; j<kolom; j++)
cout<< setw(4)<<m1[i][j];
cout<<"     ";
for(j=0; j<kolom; j++)
cout<< setw(4)<<m2[i][j];
cout<<"     ";
for(j=0; j<kolom; J++)
cout<< setw(4)<< hasil[i][j];
cout<<endl;
}
getch();
}

Contoh Program Pembelian C++

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<string.h>

main()
{

    int total,pot,jumlah;
    char
    a;

    cout<<"total pembelian";cin>>total;
    if(total>=50000)
    {pot=0.2*total;
    strcpy(hadiah,"jaket");}
    else
    {pot=;
    strcpy(hadiah,"tidak dapt");}
    jumlah=total-pot;

    cout<<"besarnya potongan rp"<<pot<<endl;
    cout<<"jumlah yang harus di bayar"<<jumlah<<endl;
    if(jwb=='y')
    goto a;

getch()

}

Nilai Positif Dan Negatif C++

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream>
using namespace std
main()
{
float x,y;

cout<<" masukan nilali positif atau negatif"<<endl;
cout<<" nilaiX :";cin>>x;
cout<<" nilaiY :";cin>>y;
if((x >=0)) && (y=0))
cout<<"x dan y bernilai positif "<<endl;
else
cout<<"x, y : ada yang bernilai negatif"<<endl;
getch();
}

Contih Penggunaan Case C++

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
using namespace std;

main()
{
    int kode;
    cout<<"masukan kode jurusan[11/12/13] : ";
    cin>>kode;
    switch(kode)
{   case 11:cout<<"KA";break;
    case 12:cout<<"MI";break;
    case 13:cout<<"TK";break;
    default:
    cout<<"kode salah..";break;     }
    getch();
}

Contoh Penggunaan Struct C++

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>

main()
{
struct
{
char nim[5];
char nama[15];
float nilai;
} mahasiswa;

clrscr();
cout<<"masukan NIM = ";
cin>>mahasiswa.nim;
cout<<"masukan Nama = ";
cin>>mahasiswa.nama;
cout<<"masukan Nilai Akhir = ";
cin>>mahasiswa.nilai;

clrscr();

cout<<"NIM = "<<mahasiswa.nim<<endl;
cout<<"Nama = "<<mahasiswa.nama<<endl;
cout<<"Nilai Akhir = "<<mahasiswa.nilai<<endl;

getch();
}

Contoh Menghitung Luas Segitiga C++

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream>
using namespace std;

main()
{
   
int A,B,C;

cout<<"Menghitung luas segitiga"<<endl;
cout<<"==**=====L.Segitiga=====**=="<<endl;

cout<<"\n nilai alas =";cin>>A;
cout<<"\n nilai tinggi =";cin>>B;
C=A*B/2;
cout<<"\n nilai luas="<<C;
getch();
}

Contoh Memanggil Fungsi Garis C++

#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream>
using namespace std;
garis()
{
printf("\n---------------------\n");
}

/*program utama*/
main()
{
    //crlscr();
    garis();//memanggil fugsi garis
    cout<<"AMIK BSI - margonda"<<endl;
    garis();//memanggil fungsi garis
    getch();
}

Contoh Data Pembelian C++

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<iomanip>
using namespace std;
main()
{
    char np[15],kd[5][5],nb[20][5],mn[2],lagi;//kd[5][5]-->[5] banyak digit,[5]--> araynya
    int i,j;
    float hrg[5],jml[5],tot[5];
    awal:

    cout<<"PT.UNTUNG RUGI"<<endl;
    cout<<endl;
    cout<<"Jl. Kalibata Timur No.37 telp(021)7901074\n\n";
    cout<<"=========================================\n"<<endl;
    //textcolor(13);cprintf ("masukan nama pembeli");cin>>np;//textnya berwarna
    //ping..(harus pk cprintf)
    cout<<"Masukan Jumlah Data :";cin>>j;
    cout<<"Msukan Nama  :";cin>>mn;
    for(i=1;i<=2;i++)
    {
    cout<<"\nData Ke -> "<<i<<endl;
    cout<<"Masukan Kode Barang :";cin>>kd[i];
    cout<<"Masukan Nama Barang :";cin>>nb[i];
    cout<<"Masukan Harga Barang :";cin>>hrg[i];
    cout<<"Masukan Jumlah Beli :";cin>>jml[i];
    tot[i]+hrg[i]*jml[i];
    cout<<endl;
    }
    //clrscr();
    cout<<endl;
    cout<<"PT.UNTUNG RUGI"<<endl;
    cout<<"Jl. Kalibata Timur No.37 Telp(021)7901074"<<endl;
    cout<<endl;
    cout<<"nama pembeli :"<<mn<<endl;
    cout<<"==================================================="<<endl;
    cout<<"No  Kode     Nama     Harga    Jumlah   Total "<<endl;
    cout<<"    Barang   Barang   Barang   Beli     Bayar "<<endl;
    cout<<"==================================================="<<endl;
    for(i=1;i<=2;i++)
    {
    cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(5)<<i; //jarak antar no dan kode
    cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(8)<<kd[i];
    cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10)<<nb[i];
    cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(11)<<hrg[i];
    cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(9)<<jml[i];
    cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(8)<<tot[i]<<endl;
    }
    cout<<"==================================================="<<endl;
    cout<<"\nMau Input Data Lagi [Y/T]=";cin>>lagi;
//    if (lagi==y||lagi==y)
//        goto awal;
//    else
//        goto akhir;
//    akhir:
//    clrscr()
    cout<<endl;cout<<"\nTerimakasih Atas Kedatangannya";
    getch();
}

Contoh Menghitung Nilai Akhir C++

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream>
using namespace std;
main()
{
   
    char nama[99];
    float na,nt,nuts,nuas,nakhir;

    cout<<"Nama Siswa :";cin>>nama;
    cout<<"Nilai Absen :";cin>>na;
    cout<<"Nilai Tugas :";cin>>nt;
    cout<<"Nilai UTS :";cin>>nuts;
    cout<<"Nilai UAS :";cin>>nuas;
    cout<<endl;
   
    cout<<"Siswa yang bernama "<<nama<<endl;
    //Output
    cout<<"Dengan nilai persentasi yang di hasilkan"<<endl;
    cout<<"Nilai Absen :"<<na<<endl;
    cout<<"Nilai Tugas :"<<nt<<endl;
    cout<<"Nilai UTS :"<<nuts<<endl;
    cout<<"Nilai UAS :"<<nuas<<endl;
    cout<<endl;
    //proses
    na=na*20/100;
    nt=nt*25/100;
    nuts=nuts*25/100;
    nuas=nuas*30/100;
    nakhir=na+nt+nuts+nuas/4;
    cout<<"Jadi Siswa Yang Bernama "<<nama<<endl;
    cout<<"Memperoleh Nilai Akhir Sebesar"<<nakhir<<endl;
   
   
getch();
}

Contoh Penggunaan call by reference C++

#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream>
using namespace std;
tukar(int *x,int *y);
main()
{
    int a,b;
    a=88;
    b=77;
    //clrscr();
    cout<<"Nilai sebelum pemanggilan fungsi";
    cout<<"\na="<<a<<" b ="<<b;
    tukar(&a,&b);
    cout<<"\nNilai setelah pemanggilan fungsi";
    cout<<"\na="<<a<<" b ="<<b;
    getch();
}
tukar(int *x,int *y)
{
    int z;
    z=*x;
    *x=*y;
    *y=z;
    cout<<endl;
    cout<<"\n\nNilai di dalam fungsi tukar";
    cout<<"\nx="<<x<<" y ="<<y;}

Contoh masukan nilai A&B C++

#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>
main()
{
int a,b,;

cout<<"masukan nilai A=";cin>>a;
cout<<"masukan nilai B=";cin>>b;;

cout<<"input dan ouput menggunakan cout dan cin\n\n";
cout<<"nilai A -"<<a<<endl;
cout<<"nilai B -"<<b<<endl;
getch();
}

Contoh masukan cout & endl C++

# include
# include
# include
using namespace std;
main( )
{
char nim[9]="12098890",nama[15]="Andi";
char alamat[20]="Jakarta Selatan";

cout<<"Nim :"< cout<<"Nama :"< cout<<"Alamat :"< getch( );
}